Pengertian SSD Beserta Fungsi dan Komponennya

2
40

SSD – Mungkin kalian pernah mendengar kata ssd ini di dalam spesifikasi laptop ataupun komputer. Nah pada artikel kali ini, admin teknosquare akan membahas tentang SSD ini. Mulai dari pengertian ssd, fungsi, komponen, dan cara kerjanya.

Pengertian SSD

SSD yang kepanjangannya Solid State Drive adalah sebuah media untuk menyimpan data di perangkat komputer. SSD ini termasuk ke dalam jenis non-volatile memori atau memori yang tidak akan hilang datanya jika tidak diberikan aliran listrik.

SSD ini berbeda dengan HDD karena tidak menggunakan piringan magnetis, namun fungsinya tetap sama dengan HDD. Jadi, ketika SSD digunakan, tidak akan mengeluarkan suara putaran piringan. Berbeda dengan HDD yang ketika menggunakannya mengeluarkan suara putaran piringan yang berisik.

SSD muncul pada tahun 1970an. Saat itu SSD dibuat untuk sebuah komputer super ciptaan IBM yang bernama Amdahl dan Cray. Tetapi, karena harganya yang mahal, SSD tidak diproduksi secara massal.

Lalu proyek pembuatan SSD dilanjutkan lagi dengan SSD yang dibuat oleh perusahaan yang bernama StorageTek di akhir 1970an. Lalu di tahun 1995, M-Systems memperkenalkan sebuah SSD yang berbasis flash memori. Kemudian SSD ini banyak digunakan oleh kalangan militer dan perusahaan angkasa luar untuk menggantikan HDD konvensional.

Dan sekarang SSD sudah banyak dijual dipasaran. Jenis SSD yang sudah sering digunakan adalah Flash Disk, Secure Digital Card (SD Card), Compact Flash (CF), Micro SD Card. Sekarang pun ada SSD yang seukuran seperti Harddisk, namun SSD itu harganya cukup mahal dipasaran.

Fungsi SSD

SSD memiliki fungsi yang sama dengan HDD, yaitu :

  • Sebagai media penyimpanan data dikomputer.
  • Sebagai media penyimpanan sistem operasi komputer.
  • Sebagai media penyimpanan backup data.
  • Sebagai media penyimpanan data software yang terinstall di komputer.

Komponen SSD

Terdapat beberapa komponen-komponen yang ada pada SSD, berikut adalah komponennya :

1. Kontroller

Komponen SSD yang pertama adalah kontroller. Kontroller adalah komponen yang berfungsi untuk menghubungkan memori NAND di SSD dengan Komputer. Kontroller adalah embedded processor yang dapat menjalankan kode firmware.

Kontroller adalah komponen yang sangat penting pada SSD, dan komponen ini sangat mempengaruhi kinerja SSD. Pekerjaan yang dilakukan oleh kontroller adalah Read and Write Caching, Bad Block Mapping, Garbage Collection, dan Encryption.

2. Flash Memory-based

Flash Memory-based adalah komponen yang berfungsi untuk mempertahankan data tanpa adanya suplay daya terus menerus, dan menjamin datanya tetap presisten walaupun dayanya mendadak mati.

3. DRAM-based

Komponen yang ketika adalah DRAM-based. DRAM-based adalah komponen yang berfungsi untuk memfokuskan kecepatan akses data yang super. SSD yang menggunakan komponen ini biasanya memakai baterai AC/DC adapter. Dan memiliki sistem backup storage untuk membackup data ketika tidak ada aliran listrik.

4. Cache

Cache adalah komponen yang berfungsi untuk menyimpan data sementara. Jadi data yang ada di SSD lalu digunakan akan tersimpan di cache ketika SSD sedang beroperasi. Lalu ketika tidak beroperasi, data yang ada di cache akan hilang.

5. Baterai

Baterai adalah salah satu komponen SSD yang berfungsi untuk menjaga kualitas data. Baterai sangat diperlukan untuk jenis SSD yang menggunakan memory flash dengan tipe MLC, karena data yang ada di jenis SSD tersebut sangat rentan terjadinya korup file jika tidak ada aliran listrik.

Nah itulah artikel tentang SSD. Kesimpulannya SSD itu memiliki fungsi yang sama dengan HDD. Namun SSD memiliki perbedaan dengan HDD. Bagi kalian yang ingin mengetahui perbedaannya silahkan kalian lihat artikel dibawah ini.

Baca Juga : Perbedaan HDD dan SSD

Sekian artikel kali ini tentang pengertian SSD. Share artikel ini agar teman-teman kalian dapat mengetahui apa itu SSD dan juga fungsinya untuk apa. Saya harap artikel kali ini dapat bermanfaat bagi kalian semua.